Senin, 26 September 2011



September Ceria V (Karlsruhe-Paris-Frankfurt-Hanoi-Incheon aaaand Gyeongsan)

Like usual, I’m writing this journal to kill some times on this road. Now I’m heading to Gyeongsan, the place where I spend so much care, energy and focus for my study. Yup, it seemed like pretty much damn looong trip, like say, I spent around 6 hours from Paris to Frankfurt, continued by around 10 hours from Frankfurt to Hanoi, add more 4 hours to Incheon, and plus to Gyeongsan, 5 hours. Please count it for me coz I’m too lazy and  tired to sum it up :p.

Karlsruhe to Paris
Well, this whole travel soooooo much interesting and will always be my great memories. The trip was initiated by my old best friend who's studying in Karlsruhe, Ardhi Irsyadi. In a so called tired trip from Berlin to Karlsruhe, I said that I wanna spend my weekend in Paris, but the ticket so much expensive for the poor student like me :D. Then, he offered me to go to Paris by renting a car. I said, if it’s so, I’ll give ‘this’ amount money to rent the car, he agreed, and called other friends of him to join together the trip to reduce the travel cost. Fortunately, everybody just say: Okay! What a deal, LOL.

Karlsruhe !
After visited one Professor in KIT who works in micro manufacturing and also does some research about, I went back to Karlsruhe Uni, where Jumat prayer held there. Surprisingly, many Muslim were there, and some Indonesian too. Shake hand and greet to them, I introduced my self as Ardhi’s friend. They treated me so warmly and nicely. I also saw the volley ball games where they play it every Friday afternoon. In that time, I think the sport is one of the best things they have to get together, salute!
The journey started by some introduction of Karlsruhe by Ardhi and Vanessa. Who is Vane? Haha, what a small world, she is Sali’s best friend in high school. The style? So Sali! Hahaa… she also so happy to meet me (not because of me of course, haha, coz she can send a handicraft that she promised to Sali after her trip to Brussel). I, Ardhi and Vane went to Karlsruhe Palace, where the King’s jewelry, home stuffs and pictures are displayed. Really great to see everything inside.

Rent the Car

Tadaaaa… we got the rent car for 75 Euro for whole weekend. What kind of car? Surprisingly, the new black Ford SUV ‘Kuga’ with the glass sunroof can be rented by that amount money, for three days! 5 people can be join, and since it's 'diesel', the gasoline can be cheaper.


karena saking noraknya dapet mobil dengan harga 'cukup murah' tapi keren banget, kami foto2 deh di mobil,,, norak banget... dan pertanyaan paling norak adalah? ini kacanya gimana dibukanya, (padahal kacanya gak bisa dibuka, yg bisa cuma 'hordengnya aja) hahhaha....



Paris
Sampe di Paris, tentunya yang paling penting adalah tempat tinggal dan rute perjalananan. Setelah menghabiskan 5 jam perjalanan, kami istirohat di sebuah hostel pinggir kota yang gak kalah murah meriah, hehehe,, kamar mandi dan wc aja di luar kamar. yang paling lucu kalo ngomongin wc nya,,, 'flush' alias tombol air keluar itu akan berfungsi kalo kita buka pintu wc nya, hahahaha... jadi kalau mau berkali2 flush, maka harus buka tutup- buka tutup pintunya, sumpah, ini aneh banget deh wc nya, hahahaha...

Tentu, perjalanan pertama adalah melihat Eiffel di pagi hari. Kenapa pagi2? karena kami ingin sekalian parkir mobil di sekitar sana, lalu lanjut jalan2 sekitar Paris dengan Metro. karena tips pertama adalah: jangan jalan2 seputar paris dengan mobil, karena bukan hanya macet dan pengemudi paris yang terkenal ugal2an juga sulitnya mencari parkir di sana. Sampe di Eiffel, langsung, jebrat jebret foto segudang, hehehe....
The idea from this picture is clear,,, Eifel! (tsaahh :D)
Ada bule lewat: Sir, would you please... sambil ngasih kamera :p
puas dengan poto dipoto di sekitar Paris, perjalanan berlanjut ke sebuah gerbang yang terkenal di sana, Arc de Triomphe, sebuah gerbang yang dibangun di era 1800an yang menjadi salah satu icon kota Paris. Kalau kesana, tentu kita akan tertarik untuk menyusuri juga sebuah jalan yang tegak lurus sama gerbang tersebut. Lupa nama jalannya apa, tapi di sana, kita bisa melihat merk2 ternama dunia, nangkring di jalan2 tersebut. satu yang paling terkenal dan 'gilanya' pada ngantri ke toko tsb, adalah toko di bawah ini:
Konon, toko pertama Luis Vuitton
Arc de Thriomphe, sambil bergaya

Nah, kalo tadi versi oldies mungkin bisa dibilang peninggalan sejarah 100 tahun kedepan (klo gak rubuh ya gedungnya, hahaha), mungkin gedung berikut ini, (gedung yang sepertinya dipakai untuk kementrian2 Pemerintah Perancis.... lokasi di daerah Paris la Defense akan menjadi monumen bagi cicit2 kita kelak, hakhakhak (sambil ketawa ala Sheldon di The Big Bang Theory).


Bareng Ardi, teman sekelas ketika di SMP 189 Jakarta

Masih belum puas...
Perjalanan dilanjutkan ke lokasi-lokasi ini berturut2... Louvre Museum (sayang kita gak masuk utk liat Monalisa si cantik itu, hehe), Notre Dame Cathedral (salah satu gereja paling tua di Paris) dan the most favorite place I've been: Sacré-Cœur Basilic, yaitu area tertinggi (bukit) yang ada di Paris, yang dari sana kita bisa ngeliat seluruh Kota Paris... kenapa sukaaa banget sama tempat ini??? tadi, kita bisa liat kota Paris, sambil sunset,,, dan yang bikin tambah2 sweet,,, ada pengamen yang nyanyi dihadapan kita.... huhuhu, pengen banget bawa istri gw nanti ke sini, hahahaha...

kira2 begini suasananya...

Sambil duduk, sore-sore.... di hadapan kita terbentang kota Paris. Sebelah kita, teman (atau 'teman'),,, ada Gereja tua indah dan megah di belakang kita,,, dan di depan kita, ada seorang penyanyi yang mengajak kita ikut alunan musik dan lirik yang ia sajikan.... sesuatu banget ya, hahahhaa


1 comments:

kamsahamidaaaa... maturnuwun kalo kata orang amrika atas komentarnya.

salam